Name : Fahdina Zulfa
Mata Kuliah : Ilmu Kalam
NIM : 932203312 Sem/Class : V / A
Problem Ketuhanan Dalam Teologi Islam Pada Zaman Modern
Permasalahan yang dihadapi oleh umat islam saat ini merupakan masalah yang sangat serius. Selain masalah pemikiran yang telah dipengaruhi oleh bangsa barat, masalah ketuhanan juga menjadi masalah yang sangat serius yang harus dihadapi oleh umat islam. Selain itu, bangsa barat juga sangat gencar mempengaruhi pola pikir umat islam, terutama dalam hal pengetahuan. Sehingga, saat ini banyak pengetahuan barat yang diaplikasikan dalam keilmuan islam, salah satunya adalah mengenahi teologi.
Dalam hal pengetahuan, Islam merupakan agama yang mempunyai peradaban ilmu paling maju dan banyak memberikan kontribusi kepada perkembangan ilmu pengetahuan yang ada di Barat. Dan menurut ilmu pengetahuan islam sendiri, sebenarnya terdapat banyak macam bidang ilmu yang merupakan produk asli dari islam. Di antara sekian banyak bidang ilmu tersebut, salah satunya adalah ilmu kalam, atau biasa disebut dengan istilah teologi. Dan disebut denga ilmu kalam karena ilmu ini membahas tentang kalam atau wahyu Tuhan.
Adapun kata teologi, merupakan istilah yang diambil dari Yunani dan terdiri dari dua kata, yaitu: theos yang berarti Tuhan dan logos yang berarti ilmu. Jadi, teologi merupakan ilmu yang membahas tentang Tuhan atau ilmu ketuhanan. Dan adapun poko pembahasan dalam ilmu ini adalah tentang ketuhanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Tuhan.
Pada zaman modern kali ini tedapat banyak problem yang menjadi tantangan bagi umat islam. Permasalahan yang timbul dapat diakibatkan oleh beberapa factor, diantaranya adalah sifat masifikasi penyebaran kultur dunia modern, sisi finansial menjadi penghubung interaksi setiap Negara modern baik itu Negara barat ataupun Negara islam, teknologi yang sekarang berkembang dan diterima oleh umat islam. Padahal teknologi tersebut dibangun berdasarkan pemikiran dari orang barat. Dan yang menjadi permasalahan pokok umat islam adalah permasalahan ketuhanan yang sekarang banyak muncul aliran-aliran baru dengan pandangan yang berbeda-beda. Meskipun semua aliran dalam islam tidaklah keluar dari islam itu sendiri. Karena pola pikir umat islam saat ini banyak terpengaruhi oleh pemikiran-pemikiran orang barat, sehingga banyak tumbuh aliran baru yang mengatas namakan islam tetapi sebenarnya mereka tidak berada dalam jalur islam.
Aliran-aliran islam yang tumbuh baru-baru ini semakin tidak terkendali, bahkan ada yang mengatas namakan dirinya sebagai nabi. Dan sedangkan kita tahu bahwa nabi terakhir adalah Nabi Muhammad dan tidak aka nada lagi nabi setelah beliau. Selain itu, karena merasa dirinya Nabi, hingga memberanikan untuk merekrut pengikut yang disebut sebagai umatnya. Dan juga hingga berani mengklaim bahwa aliran yang selain dianutnya adalah kafir. Pemikiran-pemikiran yang seperti ini sebenarnya telah terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran orang barat yang ingin memecah belahkan umat islam. Sehingga, tantangan umat islam dalam masa-masa ini sangatlah besar dan sangat serius.
Generasi-generasi penerus saat ini sangat membutuhkan perbekalan mengenahi ketuhana yang sangat besar. Karena selain untuk mengantisipasi jika terjerumus kedalam alirang yang tidak sejalan dengan islam yang sebenarnya, pembekalan itu sangat dibutuhkan supaya generasi penerus itu mempunyai keyakinan ketuhanan yang kuat. Apalagi pada masa-masa ini, aliran-aliran baru itu mengincar para remaja yang masih labil dan mudah untuk dipengaruhi pemikirannya. Sehingga, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, partisipasi dari semua pihak sangatlah penting.
Faktor yang menyebabkan mudah terpengaruhnya para remaja tidak terlepas dari sisi finansial yang ditawarkan untuk memperkuat daya tariknya. Karena kurangnya pemahaman terhadap ketuhanan membuat mereka sangat mudah terombang ambing oleh penawaran-penawaran yang mengatas namakan agama. Apalagi permasalahan teologi islam saat ini semakin kompleks. Dan secara tidak langsung beban yang ditanggung umat islam saat ini sangat berat. Karena semua telah menyangkut masalah ketuhanan, sehingga keimanan pada masa kini patut untuk dipertanyakan kesungguhannya.
Meskipun pada dasarnya, hanya Tuhan yang tahu seberapa besar keimanan seseorang. Namun, dengan permasalahan teologi yang muncul semakin banyak dan memprihatinkan membuat seluruh umat islam harus ekstra berhati-hati supaya tidak terjerumus kedalam hal yang salah. Selain itu, sebagian dari mereka berpandangan bahwa wujud Tuhan tidak benar dan tidak dapat dibuktikan keberadaannya, karena kebenarannya diukur dari fakta yang ada. Untuk membentengi diri dari semua itu, umat islam sadar bahwa paham ideology tersebut berasal dari barat dan bertolak belakang dengan ajaran islam yang berlandaskan al-Qur’an dan hadist.
0 comments:
Post a Comment